Pernah ga sih kamu sebagai seorang penulis tapi justru ga tahu apa yang mau kamu tulis? Entah itu karena ga ada ide atau memang lagi badmood buat nulis?

Aku dan beberapa temanku yang juga penulis walau bukan profesional pernah mengalaminya. Saat-saat dimana kami tidak bisa menuangkan ide kami dalam bentuk tulisan. Belakangan ini aku baru tahu kalau ternyata hal itu memang sering terjadi di kalangan para penulis dan disebut dengan Writer’s Block.

Writer’s Block adalah keadaan dimana seorang penulis tidak dapat menuangkan segala idenya ke dalam tulisan. Pikiran menjadi buntu, otak terasa beku, seolah ada yang menghalangi keluarnya gagasan. Tak satu pun kata, apalagi kalimat ataupun paragraf yang mampu dihasilkan oleh sang penulis. (Dikutip dari: Lima Trik Jitu Menghadapi Writer’s Blog, KOMPASIANA.com)

Blank notepad and pencil

Masa-masa itu merupakan masa-masa yang paling menyulitkan dan merepotkan bagiku yang juga seorang penulis. Ide terus bermunculan di dalam kepala, tapi tidak bisa dikeluarkan dalam kata-kata seakan-akan aku lupa bagaimana caranya menulis. Hal itu membuatku cukup frustasi dan mencoba segala cara agar aku bisa menulis lagi, mulai dari membaca berbagai macam genre novel, mendengarkan musik, sampai memaksakan diri untuk menuangkan apa yang ada di dalam pikiranku di atas kertas. Rasanya sangat sulit untuk mengembalikannya ke keadaan seperti semula.

Hingga akhirnya munculah sebuah ide di benakku untuk meminta bantuan sahabat-sahabat baikku yang juga penulis. Aku mengusulkan pada mereka untuk membuat cerita yang akan kami tulis bersama. Cerita yang genrenya bebas kami tentukan sendiri sesuai dengan cerita yang kami inginkan tetapi alurnya tidak melenceng dari yang sudah ditetapkan. Dengan kata lain, membuat satu cerita dengan satu judul namun ditulis oleh tiga orang sekaligus dengan tiga karakter utama. Satu penulis membangun satu karakter mereka sendiri dengan latar belakang kehidupannya yang nantinya akan dikaitkan dengan karakter lain.

Terdengar sangat rumit bukan? Namun sebelumnya aku pernah membuat cerita kolaborasi semacam ini sewaktu Senior High School, bedanya cerita yang kubuat dulu hanya ada dua karakter utama dan itu cukup sukses karena banyak teman sekelas yang menyukai cerita kami. Sayangnya cerita itu menghilang begitu saja karena kami yang kurang aware dengan keadaan sekitar.

Oiya, ternyata ketika aku meminta sahabat-sahabatku untuk membuat kolaborasi cerita ini, salah satu sahabatku mengatakan bahwa ia sedang tidak bisa menulis karena writer’s block juga. Akhirnya kami sepakat untuk membuat cerita itu bersama-sama. Hal itu sangat membantu karena sedikit demi sedikit aku mulai bisa menulis lagi. Sampai saat ini kami masih berusaha menyelesaikan cerita kolaborasi kami yang memang agak tersendat pengerjaannya karena kesibukan kami masing-masing. Aku juga menjadikan cara ini sebagai terapi kalau-kalau penyakit writer’s block itu kambuh lagi.

Untuk kamu yang saat ini terkena writer’s block , cobalah untuk mencari suasana baru ketika menulis, kamu juga bisa membaca berbagai macam artikel yang kamu sukai untuk mencari ide-ide baru. Terkadang ide itu muncul dari sesuatu yang tidak terduga. Jangan memaksakan diri untuk menulis ketika kamu sedang tidak bisa menulis, karena dari apa yang aku alami itu malah akan membuatnya semakin buruk. Cari waktu dan tempat yang tepat ketika menulis. Satu hal kecil yang biasa aku lakukan adalah membawa kertas kecil atau note di sakuku untuk mencatat ide-ide baru yang tiba-tiba muncul agar tidak lupa.

Aku percaya writer’s block merupakan salah satu hal yang akan meningkatkan kemampuan menulis, jadi jangan menyerah ketika kamu sedang berada dalam zona tersebut. Pengalaman ini sangat berharga untuk seorang penulis yang sedang dalam proses pembelajaran.

So, selamat menulis kembali…

 

Advertisements

6 thoughts on “Writer’s Block

  1. loh baru baca, ternyata ada tentang kita yg kamu masukin di tulisan writer’s block ini ya, hahaha 😀 btw, ceritanya masih belum berlanjut ya, maaf…aku bakal usaha buat cepet2 lanjutin deh ><

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s